July 04, 2016

Amplop Isi Uang saat Lebaran


Idul Fitri alias lebaran sudah di depan mata, tepatnya jatuh pada tanggal 1 Syawal setiap tahunnya (ya iyalah!), biasanya selain identik dengan makan besar dan maaf-maafan, lebaran juga menjadi ajang bagi-bagi amplop yang berisi uang atau menjadi ajang terima amplop. Tiga hingga dua minggu sebelum lebaran, biasanya bank ramai dikunjungi masyrakat untuk melakukan penukaran uang receh yang nantinya akan dimasukkan ke dalam amplop untuk kemudian dibagi-bagikan.

Sebenarnya tidak ada keharusan untuk membagi-bagikan. uang kepada kerabat ataupun sanak saudara, tapi seringnya bagi orang-orang yang sudah bekerja akan membagikan uang kepada yang masih kecil atau belum mempunyai penghasilan. Nominalnya berbeda-beda sesuai dengan kemampuan finansial masing-masing. 

Tradisi seperti ini sudah berlangsung lama di Indonesia. Saya sendiri jarang bagi-bagi amplop berisi uang ke sanak saudara, paling saya kasih THR ke orang tua dan adik-adik saya. Waktu saya masih kecil, saya sering sekali mendapatkan rejeki nomplok setiap lebaran, mulai dari dikasih oleh orang tua saya, eyang saya, pakde dan bude saya, juga dari tante dan om-om saya. Jadi sepulang dari rumah saudara, kantong baju saya penuh dengan amplop berisi uang. Waktu itu rasanya bahagia sekali, langsung membayangkan akan dibelanjakan apa uang-uang ini, haha.. 

Nah bagi yang mempunyai anak masih kecil dan belum mengerti nilai uang, biasanya yang 'panen' amplop itu ibu atau bapaknya. Sebenarnya amplopnya ditujukan buat anaknya, tapi berhubung anaknya belum mengerti karena masih bayi atau balita, jadilah masuk ke kantong orang tuanya, hihi asik ya. 

Tradisi bagi-bagi uang gak harus dari keluarga dan sanak saudara saja, di lingkungan rumah saya, biasanya setelah sholat Ied, banyak anak-anak kecil yang entah darimana datangnya, tiba-tiba mendatangi rumah-rumah di sekitaran komplek tempat tinggal saya, termasuk rumah saya. Alasannya sih mau silaturahmi sambil salam-salaman, tapi seringnya juga berharap dapat uang dari tuan rumah. 

Menurut saya sih seru-seru aja ya, toh kan uang yang dikeluarkan sesuai dengan kemampuan masing-masing, yaa sama aja dengan berbagi kebahagiaan. 

Siapa yang sudah menyiapkan amplop uang untuk dibagikan? atau malah sudah menyiapkan tas khusus untuk menerima?

No comments:

Post a Comment