July 29, 2015

Si Kinyis Ngafe


Kegiatan yang lumayan sering saya lakukan diluar rumah yaitu ngafe, biar semakin kekinian juga sih, haha. Selain ngobrol ngalur ngidul, cemal cemil cantik, dan ngopi-ngopi sambil fotoin kopinya, saya juga senang memperhatikan interior serta para pengunjung lainnya.
Jadi, barusan saya ngopi di salah satu cafe yang terletak di dekat kampus swasta daerah Jakarta Barat. Biasanya saya langsung memperhatikan interiornya, kali ini saya lebih tertarik untuk memperhatikan pengunjung cafe yang saat itu didominasi oleh (sepertinya) mahasiswa dan mahasiswi karena masih muda-muda.

Yang menarik perhatian saya adalah gaya mereka.. Untuk style yang cowok, mereka memakai celana jeans model pensil dengan kaos yang menurut saya ketat atau fit body, jadi kelihatan sekali bentuk badan mereka, lengkap dengan sneakersnya, serta model rambut yang dibelah dan klimis seperti dilumurin minyak sebotol!

Sedangkan untuk style yang cewek tentu lebih menarik perhatian saya, ada yang memakai rok pendek yang sering dikenal dengan sebutan rok "kinyis-kinyis", namun ada pula yang memakai celana pensil, dipadukan dengan long cardigan atau tshirt lengan pendek, rambut berwarna blonde, dan lipstick merah menyala. Gak hanya sampai di situ, mereka juga sibuk memegang hp terkini yang harganya wow, dan sambil merokok! Rokoknya ditenteng kemana pun mereka seliweran di dalam cafe bahkan sampai keluar cafe.

Mungkin gaya yang seperti ini bagi sebagian orang sudah sangat lazim ya, tapi tetap agak membuat saya tercengang juga sih, hehe. Otomatis otak saya ini langsung mikir, gimana jamannya anak saya nanti ya, gimana cara saya mendidik anak saya nanti ya agar gak seperti ini. Saya perhatikan mereka asik foto-foto, ngobrol-ngobrol layaknya para sosialita dengan pesanan makanan dan minuman yang jumlahnya terlalu sedikit untuk jumlah orang yang berada dalam satu meja, itu pun nongkrongnya berjam-jam. Ibaratnya yang penting ngafe dan upload foto, atau check in di social media tanpa harus mengeluarkan uang banyak biar dibilang kekinian.

Mungkin itulah efek dari perkembangan jaman, gaya hidup juga berbeda, negatif atau positif tergantung dari sudut pandang orang yang melihatnya. Kalau dibandingkan dengan jaman saya kuliah dulu, ya jelas jauh berbeda, dan tidak bisa disamakan dengan jaman sekarang. Tapi kembali lagi ya, itu hak setiap orang untuk berekspresi seperti apa pun juga. *edisinyinyir

2 comments:

  1. Waksss kejam di lumuri minya sebotol, jangan2 itu minyak goreng :-)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Udah minyak goreng, jelantah pulak.. *nyinyirbanget

      Delete